1 Reply Latest reply on Jun 13, 2018 11:14 PM by David Ciam

    Updating Extract in Tableau Online

    abednego santoso

      Hai master-master Tableau,

       

      Perkenalkan nama saya Abednego, baru menggunakan Tableau kurang lebih 1 tahun 4 bulan.

      Saat ini perusahaan di tempat saya bekerja menggunakan Tableau Online sebagai BI tool. Kami memiliki beberapa data source yang digunakan oleh end users kami dan salah satunya adalah data warehouse yang menggunakan koneksi extract.

      Ketika kami menambah kolom di tabel yang digunakan di Tableau Online, otomatis kami harus memperbaharui data source dan mem-publish-nya ke Tableau Online. Saat ini kami masih sanggup karena data kami tidak begitu banyak, hanya 4-5 juta rows. Namun yang jadi keprihatinan saya adalah, apabila di waktu yang akan datang jumlah data akan terus bertambah dan kami harus menambah kolom, pasti akan memerlukan waktu yang lebih lama lagi untuk data source supaya ter-update.

      Maka:

      • Apakah memiliki extract connection adalah solusi terbaik? Mengingat tim kami harus meng-update metadata, lalu mengekstrak ulang dan publish ke Tableau Online.
        • Jika tidak, apakah solusi lain? Saya pernah membaca mengenai Tableau Bridge. Apakah itu berguna untuk kasus seperti ini?

       

      Terima kasih!

       

      Regards,

       

      Abednego Santoso

        • 1. Re: Updating Extract in Tableau Online
          David Ciam

          Hi Abednego, sejak awal tableau extract tidak dibuat untuk menggantikan datawarehouse.

           

          Tableau Extract dibuat untuk summary data yang bisa di load ke memory untuk mempercepat queries. Ini adalah best practice untuk tableau extract. Apalagi jika menggunakan Tableau Online yang notabene adalah shared resources untuk semua customer yang menggunakan Tableau online.

           

          Saya punya beberapa saran:

          1. Jangan gunakan Full Refresh, gunakan Incremental Refresh. Dokumentasi nya tersedia disini:

          Schedule Refreshes on Tableau Online

           

          2. Jangan buat 1 BIG Extract file, tapi buat banyak Small Extract file dengan menggunakan fitur filtering ketika membuat file extract tersebut. Buat small extract file sesuai dengan use case nya, jadi ada DashboardA yang akan gunakan ExtractA, DashboardB anak gunakan ExtractB, dan seterusnya.

           

          3. Buat Extract file untuk Summary data, dan buat Extract file untuk Transaction Detail data. Lalu buat Summary Dashboard yang akan menggunakan Summary data extract, dan buat Dashboard Detail yang akan menggunakan Transaction Detail Extract file. Lalu gunakan Dashboard (Filter) Actions untuk Drill Down dari Summary Dashboard ke Transaction Detail dashboard

           

          Semua user diarahkan untuk membuka Summary dashboard. Dan mereka bisa drill down ke Detail Dashboard jika butuh detail data. Cara ini adalah best practice dan akan lebih cepat karena semua summary data bisa disimpan di memory.

           

          4. Transaction Detail Dashboard juga bisa di setup untuk menggunakan Tableau Bridge yang akan melakukan Live query ke database di data center anda. Tapi kecepatan nya akan bergantung dengan kecepatan internet anda. Tableau Online data center saat ini ada 2 di USA dan 1 di Ireland jadi Tableau Bridge live connection mungkin bukan solusi yang tepat jika internet speed anda tidak begitu kencang.

           

          Semoga saran saya berguna.

           

          Enjoy today.